Langsung ke konten utama

Tindak lanjut pembangunan situs reje Linge. Ini kata ketua DPR-K Aceh Tengah.


IMG 20230608 WA01191

 

|Blang kejejeren- SRI.

Dalam menyikapi adat istiadat urang Gayo terhadap situs reje Linge dikabupaten Aceh Tengah Propinsi Aceh.

Arwin Mega ketua DPR-K,Aceh Tengah bersama-sama ketua fraksinya Ikwan Mulyadi dan jihar firdaus,ST dari Partai PDI-Perjuangan Kabupaten Aceh Tengah, menyambangi ketua DPR-K Gayo Lues Ali Husin,S.H. yang dari Partai Golkar beserta anggota DPR-K Gayo Lues diruangan Ketua DPR-K setempat. Kamis 08-06-2023. Dalam rangka menindak lanjuti program pemugaran situs reje Linge yang bertempat dikecamatan Linge kebupaten Aceh Tengah.

Ketua DPR-K Aceh Tengah tersebut mengatakan,perlunya kita mencari jati diri kita sebagai suku/turunan dari silsilah kita terlebih dahulu sebagai urang Gayo. Jelasnya. Maka kita perlu membangun situs sejarah masing-masing kabupaten kita, diareal komplek reje linge. Hal diatas dipandang sangat penting,demi kelanjutan turunan anak cucu kita mendatang dalam mengali sejarah. Asal Linge awal serule. Sambung Arwin Mega.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil DPR-K Gayo Lues H.Ibnu Hasyim dari partai Demokrat. Yang menyerukan kepada “urang Gayo” khususnya,agar dapat mengali sejarah “Awal Linge Asal serule”,yang mana generasinya telah tersebar sampai kedaerah Bintang meriah di tanah Karo kabupaten Kabanjahe Propinsi Sumut dan tak terbuka turunan reje Linge telah menyebar sampai seantero Nusantara Indonesia. Ulasnya.

Selanjutnya,Hal diatas diceritakan Ibnu Hasyim,adalah bentuk kilas balik sejarah urang Gayo, yang telah mendiami/berdemosili Kabupaten Aceh Tamiang,Lokop/serbajadi Aceh Timur,Takengon-Aceh Tengah, Kabupaten Bener meriah, Blangkejeren KabuyGayo Lues dan Kuta Cane Kabupaten Aceh Tenggara. Papar mantan Bupati Gayo Lues dua periode tersebut sambil tersenyum kepada awak Aceh investigasi.com. (AT.red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelaku Begal Alias Perampokan Jalanan Di Bekuk Polsek Belawan. Belawan. SRI Seorang pelaku permpokan di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan ditangkap, Senin (25/4). Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho SH melalui Kanit Reskrim Iptu AR Reza membenarkan telah berhasil menangkap seorang pelaku. Sedangkan dua lainnya masih buron. “Identitas dan ciri-ciri dua pelaku lainnya sudah kita dapatkan, dan kami berharap mereka menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” katanya. Perampokan ini bermula, ketika pekerja toko Kennedy alias Ahong (28) warga Jalan KLY Sudarso Lorong Sempurna Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan ditikam perampok di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan, Minggu (24/4). Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian perut dan kerugian berupa uang dalam tas. Keterangan dari lapangan, salah seorang dari pelaku telah berhasil ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan dua orang tamann...
20 April 2022 Sexual Health Pr Sexual Health Produ   INILAH MALFIA MINYAK GORENG YANG MEMBUT MASYARAKAT IDONESIA MENDERITA KARNA ULAH ULAH TANGAN MEREKA SADIS TAK PANDANG BULU.TAK CINTA NKRI jakarta .Suara Rakyat RI1 Minyak goreng menjadi langka dan harganya menjadi tidak ter kendali. Kini kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia minyak Mereka adalah Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Indrasari Wisnu Wardhana; Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau, Stanley MA; General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang; dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Parulian Tumanggor. Penetapan keempat tersangka itu dilakukan usai penyidik memeriksa sebanyak 19 saksi dan memeriksa 596 dokumen atau surat terkait. “Berdasarkan laporan hasil penyidikan ditemukan alat bukti permulaan yang cukup,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4/2022), dikutip dari Kontan.co.id. Adapun Indasari dan Parulian di...
Pemerintah Aceh Tengah Terima Barrier Pagar Kejut Dari CRU Aceh Takengon  – SRI  CRU-Aceh telah selesai melakukan pemasangan Barrier/Pagar Kejut di Kabupaten Aceh Tengah, pemasangan ini dalam rangka, Penanggulangan Adaptasi konflik gajah dan manusia secara efektif, Menghilangkan potensi ancaman langsung pada habitat gajah, dan merupakan upaya Penyelamatan gajah dari populasi alami kritis (doomed population). CRU (Conservation Response Unit) – Aceh adalah lembaga yang terlibat aktif dalam kegiatan mitigasi konflik antara manusia dan gajah ditingkat tapak di Propinsi Aceh, CRU Aceh bekerja berdasarkan SK Gubernur No. 522.51/1097/2015, tentang pembentukan satuan tugas penanggulangan konflik antara manusia dan satwa liar propinsi Aceh. “CRU Aceh diberikan mandat sebagai garda terdepan dari Satuan Tugas penanggulangan konflik manusia dan satwa liar, dan mulai aktif bekerja di Kabupaten Aceh Tengah sejak April Tahun 2021 yang lalu”, Lapor Kalak BPBD Aceh Tengah, Andalika. “Selain pe...