Langsung ke konten utama

Ziarahi Makam Srikandi Aceh, Bupati Shabela Ingatkan Semangat Juang Para Generasi Penerus


Sumedang – SRI

Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2022, Bupati Aceh Tengah yang kebetulan sedang melakukan lawatan kerja memenuhi undangan Kementerian Perdagangan Sekretariat Jendral Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Perdagangan RI, tidak membuang kesempatan turut menziarahi Makam Srikandi Aceh.

Siapa lagi kalau bukan, Pahlawan Perempuan Nasional Cut Nyak Dien, di Kompleks Makam Keluarga Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jum’at (11/11/2022).

Cut Nyak Dien adalah seorang tokoh perempuan hebat Indonesia yang tak kenal menyerah dalam berjuang melawan penjajah. Cut Nyak Dien lalu dijuluki sebagai “Ratu Aceh” karena tekadnya yang kuat dalam melawan kolonial Belanda di Aceh, Indonesia. Sepanjang masa hidupnya, Cut Nyak Dien terus melakukan pertempuran dan perlawanan dengan tujuan menggapai cita-cita bangsa, yaitu terbebas dari kekuasaan penjajah.

Sebagaimana diketahui, Cut Nyak Dien diasingkan oleh Belanda ke Sumedang, karena perjuangannya melawan penjajahan Belanda di Aceh pada zaman Penjajahan Belanda, meski diasingkan jauh dari tanah kelahirannya, Cut Nyak Dien, juga tetap berjuang di Sumedang, turut menyebarkan syiar Islam dengan mengajarkan warga Sumedang belajar membaca Al Quran. Perjuangan luar biasa dari seorang perempuan yang tentunya harus menjadi contoh dan diteladani oleh generasi penerus nya.

“Alhamdulillah, dalam kesempatan ini, Kami bisa langsung menziarahi, makam pahlawan Nasional dari Aceh Tjoet Nya’ Dien yang di Kebumikan di tanah pengasingan nya Sumedang”, Ujar Bupati Aceh Tengah, yang turut didampingi Kadis Perdagangan, Kepala BKPSDM, dan Kadis Kesehatan Aceh Tengah Tersebut.

“Semoga segala semangat juang dan semangat berkorban masih ada tersisa pada denyutan jantung dan tetesan darah Kita para generasi penerusnya”, Ungkap Bupati Shabela Abubakar.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, generasi muda, khususnya Pemuda Gayo yang saat ini berada di Akmet Sumedang harus termotivasi dengan perjuangan pahlawan asal Aceh ini, yang walaupun jauh dari Negeri asal nya namun tetap berjuang dengan cara yang berbeda.

“Seperti halnya tema Hari Pahlawan tahun ini, Pahlawanku Teladanku ku, Kami mengajak generasi muda untuk meneladani perjuangan para pahlawan, termasuk Pahlawan Aceh Cut Nyak Dien ini, Mari memerangi kebodohan dengan giat belajar dan berjuang mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, demi Kebaikan negeri Gayo Aceh Tengah dan juga Nusa Bangsa,” Himbau Bupati Shabela.

Sebelumnya, secara terpisah dalam rangka peringatan hari Pahlawan tahun ini, Bupati Aceh Tengah juga turut menyampaikan ucapan, Selamat Memperingati Hari Pahlawan ke 77 Tahun 2022.

“Kami ucapkan Selamat Hari Pahlawan 10 November 2022, Jadikan momentum ini sebagai semangat untuk terus menjadikan “Pahlawanku Teladanku”. Ucap Bupati Sebagaimana dikutip dari Akun Pribadi Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar. Ungkap ke media .(AT.red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelaku Begal Alias Perampokan Jalanan Di Bekuk Polsek Belawan. Belawan. SRI Seorang pelaku permpokan di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan ditangkap, Senin (25/4). Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho SH melalui Kanit Reskrim Iptu AR Reza membenarkan telah berhasil menangkap seorang pelaku. Sedangkan dua lainnya masih buron. “Identitas dan ciri-ciri dua pelaku lainnya sudah kita dapatkan, dan kami berharap mereka menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” katanya. Perampokan ini bermula, ketika pekerja toko Kennedy alias Ahong (28) warga Jalan KLY Sudarso Lorong Sempurna Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan ditikam perampok di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan, Minggu (24/4). Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian perut dan kerugian berupa uang dalam tas. Keterangan dari lapangan, salah seorang dari pelaku telah berhasil ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan dua orang tamann...
Pemerintah Aceh Tengah Terima Barrier Pagar Kejut Dari CRU Aceh Takengon  – SRI  CRU-Aceh telah selesai melakukan pemasangan Barrier/Pagar Kejut di Kabupaten Aceh Tengah, pemasangan ini dalam rangka, Penanggulangan Adaptasi konflik gajah dan manusia secara efektif, Menghilangkan potensi ancaman langsung pada habitat gajah, dan merupakan upaya Penyelamatan gajah dari populasi alami kritis (doomed population). CRU (Conservation Response Unit) – Aceh adalah lembaga yang terlibat aktif dalam kegiatan mitigasi konflik antara manusia dan gajah ditingkat tapak di Propinsi Aceh, CRU Aceh bekerja berdasarkan SK Gubernur No. 522.51/1097/2015, tentang pembentukan satuan tugas penanggulangan konflik antara manusia dan satwa liar propinsi Aceh. “CRU Aceh diberikan mandat sebagai garda terdepan dari Satuan Tugas penanggulangan konflik manusia dan satwa liar, dan mulai aktif bekerja di Kabupaten Aceh Tengah sejak April Tahun 2021 yang lalu”, Lapor Kalak BPBD Aceh Tengah, Andalika. “Selain pe...
20 April 2022 Sexual Health Pr Sexual Health Produ   INILAH MALFIA MINYAK GORENG YANG MEMBUT MASYARAKAT IDONESIA MENDERITA KARNA ULAH ULAH TANGAN MEREKA SADIS TAK PANDANG BULU.TAK CINTA NKRI jakarta .Suara Rakyat RI1 Minyak goreng menjadi langka dan harganya menjadi tidak ter kendali. Kini kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia minyak Mereka adalah Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Indrasari Wisnu Wardhana; Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau, Stanley MA; General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang; dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Parulian Tumanggor. Penetapan keempat tersangka itu dilakukan usai penyidik memeriksa sebanyak 19 saksi dan memeriksa 596 dokumen atau surat terkait. “Berdasarkan laporan hasil penyidikan ditemukan alat bukti permulaan yang cukup,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4/2022), dikutip dari Kontan.co.id. Adapun Indasari dan Parulian di...