Langsung ke konten utama

 

Tokoh Masyarakat H.Irfan Hamidi dan Camat Belawan Sepakat Cari Solusi Atasi Tawuran dan Berantas Pekat, 

Belawan, SRI
Pasca terjadinya aksi tawuran antar gang 15 dengan warga gang 10 dan bentrok antar OKP di Belawan kemarin,  selaku tokoh masyarakat H.Irfan Hamidi tak ingin berdiam diri, namun turut peduli dengan mendatangi kantor Camat Belawan pada Kamis siang (18/08/2022).

Kehadiran H.Irfan Hamidi yang juga selaku dewan penasehat Ukhuwah Badan Kesejahteraan Mesjid Medan Utara (UBKMMU) ke kantor camat Belawan tersebut sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kondisi masyarakat Belawan saat ini yang memprihatinkan kerap terjadinya tawuran serta masih maraknya penyakit masyarakat diantaranya judi dan narkoba yang berdampak buruk  merusak generasi muda serta meresahkan masyarakat.


Tokoh Ulama dan masyarakat Medan Utara ini bersilaturahmi pada Camat Belawan guna mencari solusi  agar aksi tawuran yang meresahkan masyarakat tersebut tak terulang kembali serta mendesak pihak kepolisian berkolaborasi dengan Muspika Belawan untuk segera memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat) seperti perjudian dan narkoba yang diduga kuat sebagai biang masalah dari aksi tawuran yang hampir tiap hari terjadi di Belawan.

Kita tak mengharapkan kota Belawan ini kondusif, tidak dianggap warga diluar Belawan kota menyeramkan dan tak aman.

Kehadiran tokoh masyarakat ini diterima baik Camat Belawan Subhan F Harahap terkait maraknya tawuran, penyakit masyarakat (Pekat) serta menyampaikan banyak sarana fasilitas jalan yang rusak akibat adanya proyek galian  pipa PDAM Tirtanadi yang diduga dikerjakan asal jadi.

Terbukti masih adanya penanaman pipa berukuran besar bewarna hitam yang masih tampak dimana seharusnya tertanam sedalam 1 meter lebih.

Menurut H.Irfan Hamidi, Kehadirannya di kantor Camat Belawan guna bersilaturahmi sekaligus menyampaikan kerisauan dan keresahan masyarakat Belawan terkait tawuran dan penyakit masyarakat di Belawan yang tak kunjung teratasi.


"Kita menginginkan adanya sikap dari pihak Muspika Belawan untuk mencari solusi atas kondisi masyarakat Belawan yang semakin hari kian terpuruk akibat ulah kenakalan remaja dan penyakit masyarakat judi dan narkoba,"papar tokoh masyarakat tersebut.

Ia berharap pihak Muspika Belawan segera merespon aspirasi dan kegalauan masyarakat Belawan agar kedepannya aksi tawuran dapat diminimalisir dan tak terulang kembali.


Menanggapi hal itu, Camat Belawan Subhan F Harahap mengatakan, pihaknya mendukung apa yang disampaikan tokoh masyarakat Belawan H.Irfan Hamidi terkait antisipasi terulangnya kembali aksi tawuran yang kerap terjadi di Belawan.

Kami sangat menyayangkan terjadinya aksi tawuran akibat kenakalan remaja dan bentrokan antar oknum OKP kemarin hingga menimbulkan masalah besar di kecamatan Medan Belawan.


Sehingga pada intinya kita sepakat bersama tokoh masyarakat untuk segera mencegah tawuran yang akar masalahnya akibat kenakalan remaja serta  memberantas penyakit masyarakat judi dan narkoba.

Camat juga mengatakan, sebelumnya pihak muspika Belawan telah membentuk tim satgas anti tawuran namun karena situasi dan kondisi terjadi tawuran kemarin ada korban 2 orang Kepling yang sedang bertugas dari pihak kita, maka kita akan bentuk posko tim terpadu.

Posko tim terpadu ini kata Camat, terdiri dari tim terpadu yang didukung Kesbanglinmas yang di dalamnya ada personil TNI/ Polisi, Muspika Belawan, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh ulama yang nantinya berpusat di kantor Camat Belawan yang bersiaga menjaga Kamtibmas hingga pagi harinya.


Camat Belawan menghimbau dan mengharapkan masyarakat Belawan maupun para anak-anak kita serta remaja -remaja marilah kita untuk turut menjaga terciptanya situasi Kamtibmas sehingga mendukung program Walikota Medan yaitu Medan Kondusif.Harap Camat mengakhiri ke media.(jg.gs.red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelaku Begal Alias Perampokan Jalanan Di Bekuk Polsek Belawan. Belawan. SRI Seorang pelaku permpokan di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan ditangkap, Senin (25/4). Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho SH melalui Kanit Reskrim Iptu AR Reza membenarkan telah berhasil menangkap seorang pelaku. Sedangkan dua lainnya masih buron. “Identitas dan ciri-ciri dua pelaku lainnya sudah kita dapatkan, dan kami berharap mereka menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” katanya. Perampokan ini bermula, ketika pekerja toko Kennedy alias Ahong (28) warga Jalan KLY Sudarso Lorong Sempurna Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan ditikam perampok di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan, Minggu (24/4). Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian perut dan kerugian berupa uang dalam tas. Keterangan dari lapangan, salah seorang dari pelaku telah berhasil ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan dua orang tamann...
Pemerintah Aceh Tengah Terima Barrier Pagar Kejut Dari CRU Aceh Takengon  – SRI  CRU-Aceh telah selesai melakukan pemasangan Barrier/Pagar Kejut di Kabupaten Aceh Tengah, pemasangan ini dalam rangka, Penanggulangan Adaptasi konflik gajah dan manusia secara efektif, Menghilangkan potensi ancaman langsung pada habitat gajah, dan merupakan upaya Penyelamatan gajah dari populasi alami kritis (doomed population). CRU (Conservation Response Unit) – Aceh adalah lembaga yang terlibat aktif dalam kegiatan mitigasi konflik antara manusia dan gajah ditingkat tapak di Propinsi Aceh, CRU Aceh bekerja berdasarkan SK Gubernur No. 522.51/1097/2015, tentang pembentukan satuan tugas penanggulangan konflik antara manusia dan satwa liar propinsi Aceh. “CRU Aceh diberikan mandat sebagai garda terdepan dari Satuan Tugas penanggulangan konflik manusia dan satwa liar, dan mulai aktif bekerja di Kabupaten Aceh Tengah sejak April Tahun 2021 yang lalu”, Lapor Kalak BPBD Aceh Tengah, Andalika. “Selain pe...
20 April 2022 Sexual Health Pr Sexual Health Produ   INILAH MALFIA MINYAK GORENG YANG MEMBUT MASYARAKAT IDONESIA MENDERITA KARNA ULAH ULAH TANGAN MEREKA SADIS TAK PANDANG BULU.TAK CINTA NKRI jakarta .Suara Rakyat RI1 Minyak goreng menjadi langka dan harganya menjadi tidak ter kendali. Kini kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia minyak Mereka adalah Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Indrasari Wisnu Wardhana; Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau, Stanley MA; General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang; dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Parulian Tumanggor. Penetapan keempat tersangka itu dilakukan usai penyidik memeriksa sebanyak 19 saksi dan memeriksa 596 dokumen atau surat terkait. “Berdasarkan laporan hasil penyidikan ditemukan alat bukti permulaan yang cukup,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4/2022), dikutip dari Kontan.co.id. Adapun Indasari dan Parulian di...