Langsung ke konten utama

 

Gandeng Ditlantas Poldasu, Dishub Sasar Kenderaan Parkir Sembarangan ini Beritanya...



Medan. SRI

Dinas Perhubungan Kota Medan menggandeng pihak Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara untuk menerapkan tilang elektronik atau (e tilang) terhadap kendaraan yang parkir sembarangan atau tidak pada tempatnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswan mengatakan hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mempergunakan parkir yang tersedia. Dengan begitu, para pemilik kendaraan akan semakin tertib, Rabu (24/8/2022). Dengan diberlakukannya e tilang atau ETLE Mobile ini Iswan berharap tidak ada lgi masyarakat yang pakir kendaraan diatas trotoar jalan, pakir berlapis dan pakir diruas jalan yang memiliki tanda khusus larangan pakir.

“Jadi kita menghimbau, kepada masyarakat agar jangan lagi pakir diatas trotoar jalan karena itukan hak bagi pejalan kaki, lalu jangan pakir secara berlapis karena pasti mengganggu pengguna jalan lainnya yang mengakibatkan kemacetan, dan jangan parkir ditempat tempat yang sudah dipasang rambu larangan parkir, “himbau Iswan.

Dikatakan Iswan, sampai saat ini situasi lalu lintas di Kota Medan masih perlu disempurnakan khususnya terhadap perilaku pengendara yang masih kerap melanggar lalu lintas.

Artinya masyarakat yang ingin parkir kendaraannya harus sesuai dengan rambu rambu dan ketentuan yang ada. Melihat prilakumasyarakat yang masih suka parkir disembarang tempat, maka dari itu Dishub Kota Medan berkolaborasi dengan Ditlantas Poldasu menerapkan Tilang Elektronik (e tilang) atau ETLE Mobile.

Kita mengetahui visi misi Bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution tetap mengedepankan semangat kolaborasi untuk memaksimalkan hasil, oleh karena itu kita berinovasi dengan berkolaborasi bersama Ditlantas Poldasu menerapkan e tilang atau ETLE Mobile ini terhadap kendaraan yang pakir sembarangan, “kata Iswan. Ke awak media(.jg.gs.red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelaku Begal Alias Perampokan Jalanan Di Bekuk Polsek Belawan. Belawan. SRI Seorang pelaku permpokan di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan ditangkap, Senin (25/4). Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho SH melalui Kanit Reskrim Iptu AR Reza membenarkan telah berhasil menangkap seorang pelaku. Sedangkan dua lainnya masih buron. “Identitas dan ciri-ciri dua pelaku lainnya sudah kita dapatkan, dan kami berharap mereka menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” katanya. Perampokan ini bermula, ketika pekerja toko Kennedy alias Ahong (28) warga Jalan KLY Sudarso Lorong Sempurna Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan ditikam perampok di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan, Minggu (24/4). Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian perut dan kerugian berupa uang dalam tas. Keterangan dari lapangan, salah seorang dari pelaku telah berhasil ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan dua orang tamann...
Pemerintah Aceh Tengah Terima Barrier Pagar Kejut Dari CRU Aceh Takengon  – SRI  CRU-Aceh telah selesai melakukan pemasangan Barrier/Pagar Kejut di Kabupaten Aceh Tengah, pemasangan ini dalam rangka, Penanggulangan Adaptasi konflik gajah dan manusia secara efektif, Menghilangkan potensi ancaman langsung pada habitat gajah, dan merupakan upaya Penyelamatan gajah dari populasi alami kritis (doomed population). CRU (Conservation Response Unit) – Aceh adalah lembaga yang terlibat aktif dalam kegiatan mitigasi konflik antara manusia dan gajah ditingkat tapak di Propinsi Aceh, CRU Aceh bekerja berdasarkan SK Gubernur No. 522.51/1097/2015, tentang pembentukan satuan tugas penanggulangan konflik antara manusia dan satwa liar propinsi Aceh. “CRU Aceh diberikan mandat sebagai garda terdepan dari Satuan Tugas penanggulangan konflik manusia dan satwa liar, dan mulai aktif bekerja di Kabupaten Aceh Tengah sejak April Tahun 2021 yang lalu”, Lapor Kalak BPBD Aceh Tengah, Andalika. “Selain pe...
20 April 2022 Sexual Health Pr Sexual Health Produ   INILAH MALFIA MINYAK GORENG YANG MEMBUT MASYARAKAT IDONESIA MENDERITA KARNA ULAH ULAH TANGAN MEREKA SADIS TAK PANDANG BULU.TAK CINTA NKRI jakarta .Suara Rakyat RI1 Minyak goreng menjadi langka dan harganya menjadi tidak ter kendali. Kini kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia minyak Mereka adalah Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Indrasari Wisnu Wardhana; Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau, Stanley MA; General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang; dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Parulian Tumanggor. Penetapan keempat tersangka itu dilakukan usai penyidik memeriksa sebanyak 19 saksi dan memeriksa 596 dokumen atau surat terkait. “Berdasarkan laporan hasil penyidikan ditemukan alat bukti permulaan yang cukup,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4/2022), dikutip dari Kontan.co.id. Adapun Indasari dan Parulian di...