Langsung ke konten utama

 

Badau.. Biadab!!! Paman dan Temannya Tega Cabuli Balita 4 Tahun.Di kendali kan Setan Narkoba.  ini Berita nya 


 

BELAWAN .SRI 

Ini Nama Pelaku  Aldo Pratama alias Edo (26) dan M Isa alias Isak (26) terpaksa ditembak petugas Polres Pelabuhan Belawan. Pasalnya keduanya nekat mencabuli bocah berusia 4 tahun yang merupakan keponakan kandung salah satu pelaku.

"Setelah kita lakukan tes urine kepada kedua tersangka, hasilnya mereka positif menggunakan Ampetamin," ucap Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal RHS melalui Waka Polres Kompol Sukarman didampingi Kanit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Ipda Rostati Sihombing saat Polres Pelabuhan Belawan menggelar press relis, Rabu (13/7)

Aksi pencabulan itu, kata Kompol Sukarman, terjadi Kamis dini hari (7/7), Pukul 03.30 WIB. Saat itu korban dan ayah korban FL (43), tidur di rumah kakak kandung ibu korban bersama dengan kedua pelaku, sedangkan ibu kandung korban, W sedang pergi
Keesokan harinya korban demam dan pada saat buang air kecil merintih kesakitan. Lalu kakak korban melihat kondisi kemaluan korban dan langsung menjerit karena banyak keluar darah. Selanjutnya ayah korban menghubungi kepala lingkungan dan membawa korban ke Puskesmas.

Awalnya, pihak Polsek Hamparan Perak, Selasa (12/7) menghubungi unit PPA Polres Pelabuhan Belawan bahwa ada kasus pencabulan terhadap anak dan korban sedang opname di Puskesmas Hamparan Perak.

“Saat pemeriksaan terhadap korban ditemukan bekas sulut rokok di tubuh korban. Karena kondisi korban yang menghawatirkan korban dirujuk ke RSU dikawasan Lubukpakam. Atas kejadian itu kedua pelaku langsung diamankan petugas dan salah satu pelaku, Aldo alias Edo terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur karena melawan petugas saat hendak ditangkap", sebut Kompol Sutarman.

Kini kedua pria pengguna narkoba tersebut sementara mendekam di sel Polres Pelabuhan Belawan ungkap ke media. (Jg. Gs. Red.) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelaku Begal Alias Perampokan Jalanan Di Bekuk Polsek Belawan. Belawan. SRI Seorang pelaku permpokan di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan ditangkap, Senin (25/4). Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho SH melalui Kanit Reskrim Iptu AR Reza membenarkan telah berhasil menangkap seorang pelaku. Sedangkan dua lainnya masih buron. “Identitas dan ciri-ciri dua pelaku lainnya sudah kita dapatkan, dan kami berharap mereka menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” katanya. Perampokan ini bermula, ketika pekerja toko Kennedy alias Ahong (28) warga Jalan KLY Sudarso Lorong Sempurna Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan ditikam perampok di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan, Minggu (24/4). Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian perut dan kerugian berupa uang dalam tas. Keterangan dari lapangan, salah seorang dari pelaku telah berhasil ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan dua orang tamann...
Pemerintah Aceh Tengah Terima Barrier Pagar Kejut Dari CRU Aceh Takengon  – SRI  CRU-Aceh telah selesai melakukan pemasangan Barrier/Pagar Kejut di Kabupaten Aceh Tengah, pemasangan ini dalam rangka, Penanggulangan Adaptasi konflik gajah dan manusia secara efektif, Menghilangkan potensi ancaman langsung pada habitat gajah, dan merupakan upaya Penyelamatan gajah dari populasi alami kritis (doomed population). CRU (Conservation Response Unit) – Aceh adalah lembaga yang terlibat aktif dalam kegiatan mitigasi konflik antara manusia dan gajah ditingkat tapak di Propinsi Aceh, CRU Aceh bekerja berdasarkan SK Gubernur No. 522.51/1097/2015, tentang pembentukan satuan tugas penanggulangan konflik antara manusia dan satwa liar propinsi Aceh. “CRU Aceh diberikan mandat sebagai garda terdepan dari Satuan Tugas penanggulangan konflik manusia dan satwa liar, dan mulai aktif bekerja di Kabupaten Aceh Tengah sejak April Tahun 2021 yang lalu”, Lapor Kalak BPBD Aceh Tengah, Andalika. “Selain pe...
20 April 2022 Sexual Health Pr Sexual Health Produ   INILAH MALFIA MINYAK GORENG YANG MEMBUT MASYARAKAT IDONESIA MENDERITA KARNA ULAH ULAH TANGAN MEREKA SADIS TAK PANDANG BULU.TAK CINTA NKRI jakarta .Suara Rakyat RI1 Minyak goreng menjadi langka dan harganya menjadi tidak ter kendali. Kini kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia minyak Mereka adalah Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Indrasari Wisnu Wardhana; Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau, Stanley MA; General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang; dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Parulian Tumanggor. Penetapan keempat tersangka itu dilakukan usai penyidik memeriksa sebanyak 19 saksi dan memeriksa 596 dokumen atau surat terkait. “Berdasarkan laporan hasil penyidikan ditemukan alat bukti permulaan yang cukup,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4/2022), dikutip dari Kontan.co.id. Adapun Indasari dan Parulian di...