Langsung ke konten utama

 

Alumni Minta PB Al Washliyah Tindak Tegas Oknum Melanggar Aturan


BELAWAN, Suara Rakyat RI1.com

Suara Masyarakat yang berdomisili di sekitaran perguruan Al Washliyah Jln.Selebes No. 40 Belawan merasa kecewa dengan beberapa oknum yang menghalangi-halangi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMP Al Washliyah 09 Medan.

Dari amatan wartawan di lokasi kejadian pada hari Selasa 19 Juli 2022, terjadi kericuhan saat Abdul Karim,S.Pd selaku Kepala Sekolah SMP Al Washliyah 09 Medan yang telah mendapat SK.Resmi dari Majelis Pendidikan Pengurus Besar Al Washliyah di Jakarta dan dari Dinas Pendidikan Kota Medan serta Beberapa Guru SMP Al Washliyah 09 Medan yang ingin melaksanakan KBM di sekolah tersebut dihalangi oleh Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab karena merasa memiliki tanggung jawab penuh atas kepemilikan Perguruan Al Washliyah di Belawan tersebut.


Menurut Adli Azhari, selaku tokoh pemuda Belawan yang pernah mengenyam pendidikan di Perguruan Al Washliyah tersebut dari SD, Ibtidaiyah, MTs Diniyah dan SMP Al Washliyah mengatakan, bahwa hal ini tidak bisa dibiarkan terjadi terus menerus seperti ini, Pengurus Besar Al Washliyah di Jakarta sebagai tampuk pimpinan tertinggi di Al Jam’iyatul Washliyah harus mengambil tindakan tegas kepada oknum yang melanggar aturan. Pengurus Besar Al Washliyah, Majelis Pendidikan dan Majelis Asset PB. Al Washliyah harus turun secara bersama – sama ke Belawan untuk mengambil alih semua asset Al Washliyah yang ada Belawan dan selesaikan semua permasalahan yang terjadi di Belawan. Ungkap Adli selaku Alumni.
“Jangan biarkan ini berlarut-larut, mau sampai kapan ini akan berakhir kalau diantara kedua belah pihak terus dibenturkan seperti ini, cari akar permasalahannya, dimana letak kesalahannya, apakah di MP PB, di PW Al Washliyah Sumut, di PD Al Washliyah Kota Medan atau di Pimpinan Cabang itu sendiri. Setelah tau akar permasalahan lakukan tindakan tegas dan bila perlu cabut SK kepemimpinan serta keanggotaan dari Al Washliyah”, tutup Adli dengan geram.ungkap ke media sabil gopy bareng di warung (jung.gs.red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelaku Begal Alias Perampokan Jalanan Di Bekuk Polsek Belawan. Belawan. SRI Seorang pelaku permpokan di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan ditangkap, Senin (25/4). Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho SH melalui Kanit Reskrim Iptu AR Reza membenarkan telah berhasil menangkap seorang pelaku. Sedangkan dua lainnya masih buron. “Identitas dan ciri-ciri dua pelaku lainnya sudah kita dapatkan, dan kami berharap mereka menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” katanya. Perampokan ini bermula, ketika pekerja toko Kennedy alias Ahong (28) warga Jalan KLY Sudarso Lorong Sempurna Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan ditikam perampok di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan, Minggu (24/4). Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian perut dan kerugian berupa uang dalam tas. Keterangan dari lapangan, salah seorang dari pelaku telah berhasil ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan dua orang tamann...
Pemerintah Aceh Tengah Terima Barrier Pagar Kejut Dari CRU Aceh Takengon  – SRI  CRU-Aceh telah selesai melakukan pemasangan Barrier/Pagar Kejut di Kabupaten Aceh Tengah, pemasangan ini dalam rangka, Penanggulangan Adaptasi konflik gajah dan manusia secara efektif, Menghilangkan potensi ancaman langsung pada habitat gajah, dan merupakan upaya Penyelamatan gajah dari populasi alami kritis (doomed population). CRU (Conservation Response Unit) – Aceh adalah lembaga yang terlibat aktif dalam kegiatan mitigasi konflik antara manusia dan gajah ditingkat tapak di Propinsi Aceh, CRU Aceh bekerja berdasarkan SK Gubernur No. 522.51/1097/2015, tentang pembentukan satuan tugas penanggulangan konflik antara manusia dan satwa liar propinsi Aceh. “CRU Aceh diberikan mandat sebagai garda terdepan dari Satuan Tugas penanggulangan konflik manusia dan satwa liar, dan mulai aktif bekerja di Kabupaten Aceh Tengah sejak April Tahun 2021 yang lalu”, Lapor Kalak BPBD Aceh Tengah, Andalika. “Selain pe...
20 April 2022 Sexual Health Pr Sexual Health Produ   INILAH MALFIA MINYAK GORENG YANG MEMBUT MASYARAKAT IDONESIA MENDERITA KARNA ULAH ULAH TANGAN MEREKA SADIS TAK PANDANG BULU.TAK CINTA NKRI jakarta .Suara Rakyat RI1 Minyak goreng menjadi langka dan harganya menjadi tidak ter kendali. Kini kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia minyak Mereka adalah Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Indrasari Wisnu Wardhana; Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau, Stanley MA; General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang; dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Parulian Tumanggor. Penetapan keempat tersangka itu dilakukan usai penyidik memeriksa sebanyak 19 saksi dan memeriksa 596 dokumen atau surat terkait. “Berdasarkan laporan hasil penyidikan ditemukan alat bukti permulaan yang cukup,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4/2022), dikutip dari Kontan.co.id. Adapun Indasari dan Parulian di...