Langsung ke konten utama

 Bertahun-tahun Bekerja Sukarela Menyusun Sepeda Motor di Mako Polresta Deli Serdang..



Wak Man : Ikhlas dan Sabar


Deli Serdang -SRI

 Sepeda motor pengunjung tersusun rapi di parkiran Mako Polresta Deli Serdang,Rabu (22/06/2022).


Pemandangan ini mencuri perhatian Jurnalis pab-indonesia.co.id yang kemudian mencari tahu,siapa yang dengan sabar menyusun sepeda motor pengunjung tersebut.

Terlihat laki-laki tua yang sering di sapa Wak Man (71 tahun) sedang merapikan sepeda motor yang di parkirkan pengunjung.

Saat Jurnalis pab-indonesia.co.id menyapa Wak Man,dengan ramah dan santun Wak Man menjawab sapaan Jurnalis pab-indonesia.co.id,Rabu (22/06/2022).

Dari sapaan itu,berlanjut ke perbincangan yang hangat.Wak Man menceritakan suka duka bekerja sukarela menyusun sepeda motor pengunjung di Mako Polresta Deli Serdang.

Saya senang dengan sukarela sejak lama menyusun sepeda motor yang di parkirkan di sini bang," ujarnya.

Kemudian Wak Man mengungkapkan banyak suka duka yang iya alami selama dengan sukarela menyusun sepeda motor di Mako Polresta Deli Serdang.

Banyak suka duka selama bekerja dengan sukarela menyusun sepeda motor pengunjung di sini," lirihnya.

Wak Man menjelaskan ia tidak meminta atau pun mematok berapa yang di berikan pengunjung usai mengambil sepeda motornya.

 Saya tidak pernah minta uang untuk parkir di sini,jika di beri iya terima kasih dan jika tidak di berikan pun,saya gak kecewa.Saya hanya menerima pemberian seikhlasnya saja.Ada yang ngasi Rp.2000 ribu dan ada juga yang ngasi lebih," jelas Wak Man sambil sesekali mengusap wajahnya.

Selanjutnya,saat Jurnalis pab-indonesia.co.id menanyakan pemberitaan yang menyebut Wak Man meminta dengan paksa biaya parkir kepada seorang yang mengaku Wartawan Media Online,Wak Man langsung menjawab bahwa itu fitnah.

Tidak benar itu bang,saya tidak pernah meminta secara langsung apa lagi memaksa pengunjung membayar uang parkir sepeda motor di sini.Saya sukarela bekerja di sini bang menyusun sepeda motor pengunjung, jika ada yang berniat memberi saya terima bang,tapi jika tidak di beri pun, saya gak ada maksa," jawab Wak Man.

Kemudian Wak Man menceritakan kronologis pemberitaan miring seorang tang mengaku Wartawan yang menimpa dirinya.

Wak Man mengatakan bahwa sore sekira pukul 15.00 Wib sore ada seorang laki-laki datang untuk mengambil sepeda motornya.Wak Man mengatakan mendekati laki-laki tersebut untuk membantu mengeser sepeda motornya.Selanjutnya laki-laki itu bertanya kepada Wak Man apakah ia petugas parkir di Mako Polresta dan kenapa ada biaya parkir di Mako Polresta Deli Serdang.

Petugas parkir di sini iya.???. Kok bisa ada parkir di Polresta ini," tanya laki-laki tersebut.

Wak Man menjawab kalau iya bukan pertugas parkir hanya dengan sukarela membantu pengunjung menyusun sepeda motor.

Saya bukan parkir di sini,hanya nembantu pengunjung menyusun sepeda motor," jawab Wak Man.

Jadi uang yang dipegang itu apa.???. Apa kapolresta yang nyuruh ini," tanya laki-laki itu lagi.

Ini untuk kami yang nyusun sepeda motor lah," timpal Wak Man.

Wak Man mengatakan tidak ada hubungan kerja sukarelanya tersebut dengan perintah kapolresta. 

Gak ada hubungan dengan Pak Kapolresta," jawab Wak Man sambil menghindar saat laki-laki yang mengaku Wartawan itu berusaha mengambil gambar Wak Man.

Kemudian Wak Man membantah tuduhan yang mengatakan ia memaksa miminta uang ke laki-laki yang mengaku wartawan tersebut.

Gak ada itu bang,gak ada saya paksa.Saya minta aja gak ada bang," bantah Wak Man.

Wak Man mengatakan bahwa iya hanya berharap pada pemberian ikhlas pengunjung untuk bisa dia bawa sedikit ke keluarganya.

Sementara saat Humas Polresta Deli Serdang,Ipda.Gabe J.Napitupulu di konfirmasi Jurnalis pab-indonesia.co.id terkait pemberitaan tersebut mengatakan jika itu tidak tepat.

Itu tidak tepat,Wak Man hanya menyusun sepeda motor pengunjung. Jika di beri atau tidak,Wak Man tidak ada memaksa," ujar Gabe.

Selanjutnya Gabe mengatakan bahwa Wak Man sudah lama bekerja dengan sukarena menyusun sepeda motor pengunjung,dan tidak pernah ada terdengar masalah.Dan gabe juga mengatakan jika Wak Man tidak ada di perintah Kapolresta seperti di tuduhkan laki-laki yang mengaku Wartawan tersebut.

Tidak ada hungannya dengan Kapolresta ," tegas Gabe. Humas. Ungkap ke media( jung. Red) 



Penulis : (Zulkarnain.Lubis)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

20 April 2022 Sexual Health Pr Sexual Health Produ   INILAH MALFIA MINYAK GORENG YANG MEMBUT MASYARAKAT IDONESIA MENDERITA KARNA ULAH ULAH TANGAN MEREKA SADIS TAK PANDANG BULU.TAK CINTA NKRI jakarta .Suara Rakyat RI1 Minyak goreng menjadi langka dan harganya menjadi tidak ter kendali. Kini kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia minyak Mereka adalah Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Indrasari Wisnu Wardhana; Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau, Stanley MA; General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang; dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Parulian Tumanggor. Penetapan keempat tersangka itu dilakukan usai penyidik memeriksa sebanyak 19 saksi dan memeriksa 596 dokumen atau surat terkait. “Berdasarkan laporan hasil penyidikan ditemukan alat bukti permulaan yang cukup,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4/2022), dikutip dari Kontan.co.id. Adapun Indasari dan Parulian di...
Pelaku Begal Alias Perampokan Jalanan Di Bekuk Polsek Belawan. Belawan. SRI Seorang pelaku permpokan di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan ditangkap, Senin (25/4). Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho SH melalui Kanit Reskrim Iptu AR Reza membenarkan telah berhasil menangkap seorang pelaku. Sedangkan dua lainnya masih buron. “Identitas dan ciri-ciri dua pelaku lainnya sudah kita dapatkan, dan kami berharap mereka menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” katanya. Perampokan ini bermula, ketika pekerja toko Kennedy alias Ahong (28) warga Jalan KLY Sudarso Lorong Sempurna Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan ditikam perampok di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan, Minggu (24/4). Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian perut dan kerugian berupa uang dalam tas. Keterangan dari lapangan, salah seorang dari pelaku telah berhasil ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan dua orang tamann...
 H.Irfan Hamidi Terpilih Ketua Rembuk Masyarakat Belawan. Belawan - SRI Meski semula berlangsung alot secara demokratis akhirnya  Musyawarah yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, ketua ormas/okp sekecamatan Medan Belawan menetapkan H.Irfan Hamidi sebagai ketua Rembuk Masyarakat Belawan. Penetapan itu disampaikan pimpinan sidang M. Adnan Noor bersama Ary Wahyudi Nasution, Sahat Silalahi dan Tony Rickson.Pada Sabtu sore (03/11/2022) di Lantai 2 Aula Kantor Camat Medan Belawan Kegiatan ketiga kalinya musyawarah bertajuk Rembug Anak Belawan ini menghasilkan sejumlah keputusan  yakni 1. Sepakat secara bersama menetapkan nama wadah yang dibentuk adalah Rembug Masyarakat Belawan (RMB) 2. Secara aklamasi dan demokratis menunjuk sebagai ketua umum H. Irfan Hamidi. 3. Menyuarakan 9 Point isu perjuangan yang akan dituangkan dalam pakta integritas. 4. Menyepakati para ketua ormas/okp dan inisiator yang hadir menjadi anggota tim formatur. Seqbagaimana diketah...