Langsung ke konten utama

 


Acara Sosper Kota Medan No 5 Tahun 2015 Surianto, SH, Kepling Harus Mendata Warga Dengan Benar ini Berita nya 


 

M.Marelan. Suara Rakyat RI1

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan Surianto SH, meminta Pemko Medan melalui kepala lingkungan (Kepling) agar benar-benar mendata warga miskin atau yang layak menerima bantuan.

Disampaikan Surianto, Target yang ingin dicapai Wali Kota Medan Bobby Nasution mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 5 tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan bisa terwujud. Harapnya

Sementara, ada banyak program, tapi kok masih ada aja warga miskin di Kota Medan. Di mana salahnya? Ini yang perlu kita carikan solusinya.

“Kalau memang soal pendataannya yang kurang tepat sasaran, kita benahi. Supaya jalan program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan,” ungkapnya saat menggelar kegiatan di Jalan Jagung Lingkungan 8, Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (16/4/2022).

Saat sosialisasi perda sekaligus dengan acara buka puasa bersama ini, pria yang akrab disapa Butong itu mengajak masyarakat sedikit peka terhadap bentuk informasi. Masyarakat diminta untuk aktif mencari informasi baik itu di kecamatan, kelurahan hingga perwiritan.

“Kalau ada yang kurang pas pendataanya, sampaikan atau laporkan kepada kepala lingkungan supaya segera ditindak lanjuti. Jangan diam aja. Giliran gak dapat bantuan, baru ribut,” sindirnya Butong.

Lebih lanjut Butong menjelaskan, program pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan sangat banyak. Di antaranya ada Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), BPJS Kesehatan PBI, Bedah Rumah, dan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Kalau saja tepat orang yang mendapatkan program-program ini, saya yakin angka kemiskinan berkurang. Karena itu perlu dituntut kepedulian kita bersama,” pungkasnya.ke media. (jung. red) redaksi 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelaku Begal Alias Perampokan Jalanan Di Bekuk Polsek Belawan. Belawan. SRI Seorang pelaku permpokan di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan ditangkap, Senin (25/4). Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho SH melalui Kanit Reskrim Iptu AR Reza membenarkan telah berhasil menangkap seorang pelaku. Sedangkan dua lainnya masih buron. “Identitas dan ciri-ciri dua pelaku lainnya sudah kita dapatkan, dan kami berharap mereka menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” katanya. Perampokan ini bermula, ketika pekerja toko Kennedy alias Ahong (28) warga Jalan KLY Sudarso Lorong Sempurna Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan ditikam perampok di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan, Minggu (24/4). Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian perut dan kerugian berupa uang dalam tas. Keterangan dari lapangan, salah seorang dari pelaku telah berhasil ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan dua orang tamann...
Pemerintah Aceh Tengah Terima Barrier Pagar Kejut Dari CRU Aceh Takengon  – SRI  CRU-Aceh telah selesai melakukan pemasangan Barrier/Pagar Kejut di Kabupaten Aceh Tengah, pemasangan ini dalam rangka, Penanggulangan Adaptasi konflik gajah dan manusia secara efektif, Menghilangkan potensi ancaman langsung pada habitat gajah, dan merupakan upaya Penyelamatan gajah dari populasi alami kritis (doomed population). CRU (Conservation Response Unit) – Aceh adalah lembaga yang terlibat aktif dalam kegiatan mitigasi konflik antara manusia dan gajah ditingkat tapak di Propinsi Aceh, CRU Aceh bekerja berdasarkan SK Gubernur No. 522.51/1097/2015, tentang pembentukan satuan tugas penanggulangan konflik antara manusia dan satwa liar propinsi Aceh. “CRU Aceh diberikan mandat sebagai garda terdepan dari Satuan Tugas penanggulangan konflik manusia dan satwa liar, dan mulai aktif bekerja di Kabupaten Aceh Tengah sejak April Tahun 2021 yang lalu”, Lapor Kalak BPBD Aceh Tengah, Andalika. “Selain pe...
20 April 2022 Sexual Health Pr Sexual Health Produ   INILAH MALFIA MINYAK GORENG YANG MEMBUT MASYARAKAT IDONESIA MENDERITA KARNA ULAH ULAH TANGAN MEREKA SADIS TAK PANDANG BULU.TAK CINTA NKRI jakarta .Suara Rakyat RI1 Minyak goreng menjadi langka dan harganya menjadi tidak ter kendali. Kini kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia minyak Mereka adalah Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Indrasari Wisnu Wardhana; Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau, Stanley MA; General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang; dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Parulian Tumanggor. Penetapan keempat tersangka itu dilakukan usai penyidik memeriksa sebanyak 19 saksi dan memeriksa 596 dokumen atau surat terkait. “Berdasarkan laporan hasil penyidikan ditemukan alat bukti permulaan yang cukup,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4/2022), dikutip dari Kontan.co.id. Adapun Indasari dan Parulian di...