Langsung ke konten utama

 Bupati Hadiri Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Dan Penyerahan SK Asimilasi WBP Di Rutan Kelas IIB Takengon



Takengon,SRI, FIB

Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar menghadiri dan menyaksikan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Takengon di Aula Rutan setempat, Senin (01/02).

Bupati Aceh Tengah dalam sambutannya sangat mengapresiasi Rutan Takengon yang telah mencanangkan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Karena hal ini menurutnya, adalah sebagai bagian dari kesungguhan Rutan Takengon dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang mempunyai komitmen untuk mencegah terjadinya KKN serta praktik-praktik birokrasi kotor dan jauh dari prinsip melayani.

“Pencanangan ini merupakan bagian dari kesungguhan institusi ini dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang memiliki komitmen untuk mencegah terjadinya korupsi disertai upaya untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi serta reformasi birokrasi yang akuntabel” kata Bupati.

Dilanjutkannya, penerapan WBK/WBBM ini juga merupakan salah satu formulasi yang tepat untuk meningkatkan wibawa serta citra Rumah Tahanan Kelas IIB Takengon yang dapat memenuhi harapan dan keinginan masyarakat didalam pelayanan publik.

“Melalui zona integritas kita semua tentu berharap terdapat perbaikan nyata dan peningkatan integritas aparatur dimasa yang akan datang, sehingga mewujudkan pelayanan dibidang hukum dan HAM yang berkeadilan dan mengedepankan transparansi sesuai dengan harapan masyarakat akan terealisasi” sambungnya.

Selain Bupati Aceh Tengah, turut hadir menyaksikan dan ikut menandatangani Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas dalam kesempatan itu masing-masing Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat, SIK, Kepala Kejari Aceh Tengah Nislianudin, SH, MH, Ketua Pengadilan Negeri Takengon Endi Nurindra, SH, MH serta Komandan Kodim 0106 Aceh Tengah Letkol Inf. Teddy Sofyan, S.Sos.

Disamping menghadiri pencanangan zona integritas WBK/WBBM, dalam kesempatan itu Bupati Shabela juga turut menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan Asimilasi terhadap Warga Binaaan Permasyarakatan (WBP) dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Lembaga permasyarakatan tersebut.

Dalam hal ini, Bupati Shabela menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Lembaga Permasyarakatan Takengon yang telah membina para warga binaan dengan baik, sehingga dinyatakan siap untuk menjalankan asimilasi.

Tak luput, pesan dan harapan juga disampaikan orang nomor satu di Kabupaten penghasil Kopi terbaik itu, agar warga binaan yang akan menjalankan Asimilasi dapat berperilaku lebih baik lagi untuk kembali membaur bersama keluarga dan masyarakat.

“Kami sampaikan selamat kepada warga binaan permasyarakatan yang mendapat SK Asimilasi pada hari ini. Tapi perlu dicamkan pemberian Asimilasi pada narapidana bukan berarti membebaskan untuk berulah lagi, melainkan menyiapkan narapidana untuk kembali diterima masyarakat” pungkasnya.

Sebelumnya dalam laporan yang disampaikan Plt. Kepala Rutan Takengon Husni, SH, MH, program Asimilasi di rumah ini diberikan bagi 33 orang warga binaan Rutan Takengon yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 sesuai Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 32 Tahun 2020.

Dilanjutkannya, sebanyak 33 orang narapidana yang menerima program Asimilasi hanya diberikan bagi narapidana yang berkelakuan baik dan telah menjalani setengah masa pidananya serta bukan narapidana yang divonis hukuman diatas 5 tahun penjara.

“Untuk program Asimilasi kali ini berbeda dengan program terdahulu. Dimana bagi narapidana yang terlibat perkara berat dengan hukuman diatas 5 tahun, perkara pembunuhan dan residivis tidak mendapatkan program Asimilasi dikesempatan ini” tutup Husni. (AT,red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

20 April 2022 Sexual Health Pr Sexual Health Produ   INILAH MALFIA MINYAK GORENG YANG MEMBUT MASYARAKAT IDONESIA MENDERITA KARNA ULAH ULAH TANGAN MEREKA SADIS TAK PANDANG BULU.TAK CINTA NKRI jakarta .Suara Rakyat RI1 Minyak goreng menjadi langka dan harganya menjadi tidak ter kendali. Kini kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia minyak Mereka adalah Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Indrasari Wisnu Wardhana; Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau, Stanley MA; General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang; dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Parulian Tumanggor. Penetapan keempat tersangka itu dilakukan usai penyidik memeriksa sebanyak 19 saksi dan memeriksa 596 dokumen atau surat terkait. “Berdasarkan laporan hasil penyidikan ditemukan alat bukti permulaan yang cukup,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4/2022), dikutip dari Kontan.co.id. Adapun Indasari dan Parulian di...
Pelaku Begal Alias Perampokan Jalanan Di Bekuk Polsek Belawan. Belawan. SRI Seorang pelaku permpokan di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan ditangkap, Senin (25/4). Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho SH melalui Kanit Reskrim Iptu AR Reza membenarkan telah berhasil menangkap seorang pelaku. Sedangkan dua lainnya masih buron. “Identitas dan ciri-ciri dua pelaku lainnya sudah kita dapatkan, dan kami berharap mereka menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” katanya. Perampokan ini bermula, ketika pekerja toko Kennedy alias Ahong (28) warga Jalan KLY Sudarso Lorong Sempurna Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan ditikam perampok di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan, Minggu (24/4). Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian perut dan kerugian berupa uang dalam tas. Keterangan dari lapangan, salah seorang dari pelaku telah berhasil ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan dua orang tamann...
 H.Irfan Hamidi Terpilih Ketua Rembuk Masyarakat Belawan. Belawan - SRI Meski semula berlangsung alot secara demokratis akhirnya  Musyawarah yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, ketua ormas/okp sekecamatan Medan Belawan menetapkan H.Irfan Hamidi sebagai ketua Rembuk Masyarakat Belawan. Penetapan itu disampaikan pimpinan sidang M. Adnan Noor bersama Ary Wahyudi Nasution, Sahat Silalahi dan Tony Rickson.Pada Sabtu sore (03/11/2022) di Lantai 2 Aula Kantor Camat Medan Belawan Kegiatan ketiga kalinya musyawarah bertajuk Rembug Anak Belawan ini menghasilkan sejumlah keputusan  yakni 1. Sepakat secara bersama menetapkan nama wadah yang dibentuk adalah Rembug Masyarakat Belawan (RMB) 2. Secara aklamasi dan demokratis menunjuk sebagai ketua umum H. Irfan Hamidi. 3. Menyuarakan 9 Point isu perjuangan yang akan dituangkan dalam pakta integritas. 4. Menyepakati para ketua ormas/okp dan inisiator yang hadir menjadi anggota tim formatur. Seqbagaimana diketah...