Langsung ke konten utama

 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Aceh Tengah Dikukuhkan


Takengon.SRI

Bertempat di Gedung Op Room Setdakab Aceh Tengah, Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Aceh Tengah, Jum’at (21/10/2022).  Pengukuhan ini dihadiri oleh Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Aceh Tengah, Kepala Perwakilan Ojk Aceh, serta beberapa lembaga perbankan dan jasa keuangan lainnya.  Bupati Aceh Tengah, sebagai pengarah I TPAKD Aceh Tengah menyampaikan, bahwa TPAKD ini bertugas untuk membantu percepatan pergerakan ekonomi di Kabupaten Aceh Tengah. Baik itu, melalui kemudahan akses bantuan permodalan, hingga pendampingan bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).  Dengan mempertimbangkan karakteristik, kebutuhan daerah, serta potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan, maka pembentukan TPAKD di Aceh Tengah akan difokuskan pada pada empat program prioritas.  “Antara lain, fasilitasi akses kredit UMKM terutama di sektor prioritas pertanian, perkebunan, dan pariwisata, asistensi pembentukan dan penguatan jamkrida, asistensi penerbitan obligasi daerah, dan peningkatan literasi keuangan”, Ungkap Bupati.  “Sehingga UMKM kita yang butuh modal, startup kita yang baru itu bisa kita support. Jangan sampai ketika mereka ini butuh modal, pinjam di tempat yang salah seperti pinjol (pinjaman online) yang tidak berlisensi (ilegal), akhirnya utangnya semakin banyak,” Katanya.  Dalam pelaksanaan program prioritas tersebut, TPAKD akan dilengkapi dengan kelompok kerja atau pokja pada setiap program yang beranggotakan SKPD, lembaga jasa keuangan, dan institusi terkait lainnya  “Fasilitasi akses kredit terhadap umkm terutama di sektor unggulan ini menjadi salah satu program prioritas TPAKD Aceh Tengah. Mengingat, sektor ini merupakan sektor strategis yang memberikan efek multiplier ekonomi yang tinggi dan kontributor terbesar dalam pembentukan pendapatan domestik regional bruto”, Imbuh Bupati Shabela.  Oleh sebab itu, ia menyatakan, bahwa kehadiran TPAKD ini sangat tepat untuk mendukung pemulihan pergerakan ekonomi. Apalagi dalam tim tersebut juga lengkap berisi mulai OJK, Bank Indonesia, lembaga perbankan hingga lembaga jasa keuangan lainnya.  “Kehadiran TPAKD ini sangat tepat, karena di waktu pergerakan ekonomi kita mulai menggeliat, tim ini hadir. Sehingga nanti pinjaman yang kita lakukan juga jadi satu,” Ulasnya.  Sementara, Robby Satya Andhika selaku Kepala Bagian OJK Provinsi Aceh menambahkan, melalui TPAKD pihaknya bersama Bank Indonesia maupun lembaga jasa keuangan lainnya, siap mendukung Pemkab Aceh Tengah dalam meningkatkan roda perekonomian daerah.  “Ini merupakan salah satu wujud kolaborasi antara OJK, BI (Bank Indonesia), lembaga jasa keuangan, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah serta seluruh stakeholder,” Kata Robby Satya Andhika  Melalui TPAKD ini, Robby Satya Andhika juga mengaku optimis, ke depan inklusi keuangan di Aceh Tengah akan lebih meningkat. Sebab, di dalam TPAKD itu setiap lembaga maupun instansi terkait dapat menjalankan peran dan fungsi masing-masing sehingga menghasilkan output yang lebih efektif.  “Sehingga bisa menghadapi tantangan yang lebih tegar dan menghasilkan secara lebih efektif. Itu salah satu filosofi yang mendasari pembentukan TPAKD,” Ujarnya.  Meski demikian, ditambahkannya, TPAKD ini tak hanya bertugas melakukan percepatan dalam akses keuangan daerah. Lebih dari itu, TPAKD juga bergerak di bidang edukasi dan literasi kepada masyarakat, Pungkasnya Kepala Bagian OJK Provinsi Aceh menutup Laporan Singkat Program TPAKD Aceh tersebut. (AT.red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

20 April 2022 Sexual Health Pr Sexual Health Produ   INILAH MALFIA MINYAK GORENG YANG MEMBUT MASYARAKAT IDONESIA MENDERITA KARNA ULAH ULAH TANGAN MEREKA SADIS TAK PANDANG BULU.TAK CINTA NKRI jakarta .Suara Rakyat RI1 Minyak goreng menjadi langka dan harganya menjadi tidak ter kendali. Kini kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia minyak Mereka adalah Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Indrasari Wisnu Wardhana; Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau, Stanley MA; General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang; dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Parulian Tumanggor. Penetapan keempat tersangka itu dilakukan usai penyidik memeriksa sebanyak 19 saksi dan memeriksa 596 dokumen atau surat terkait. “Berdasarkan laporan hasil penyidikan ditemukan alat bukti permulaan yang cukup,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4/2022), dikutip dari Kontan.co.id. Adapun Indasari dan Parulian di...
Pelaku Begal Alias Perampokan Jalanan Di Bekuk Polsek Belawan. Belawan. SRI Seorang pelaku permpokan di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan ditangkap, Senin (25/4). Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho SH melalui Kanit Reskrim Iptu AR Reza membenarkan telah berhasil menangkap seorang pelaku. Sedangkan dua lainnya masih buron. “Identitas dan ciri-ciri dua pelaku lainnya sudah kita dapatkan, dan kami berharap mereka menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” katanya. Perampokan ini bermula, ketika pekerja toko Kennedy alias Ahong (28) warga Jalan KLY Sudarso Lorong Sempurna Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan ditikam perampok di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan, Minggu (24/4). Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian perut dan kerugian berupa uang dalam tas. Keterangan dari lapangan, salah seorang dari pelaku telah berhasil ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan dua orang tamann...
 H.Irfan Hamidi Terpilih Ketua Rembuk Masyarakat Belawan. Belawan - SRI Meski semula berlangsung alot secara demokratis akhirnya  Musyawarah yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, ketua ormas/okp sekecamatan Medan Belawan menetapkan H.Irfan Hamidi sebagai ketua Rembuk Masyarakat Belawan. Penetapan itu disampaikan pimpinan sidang M. Adnan Noor bersama Ary Wahyudi Nasution, Sahat Silalahi dan Tony Rickson.Pada Sabtu sore (03/11/2022) di Lantai 2 Aula Kantor Camat Medan Belawan Kegiatan ketiga kalinya musyawarah bertajuk Rembug Anak Belawan ini menghasilkan sejumlah keputusan  yakni 1. Sepakat secara bersama menetapkan nama wadah yang dibentuk adalah Rembug Masyarakat Belawan (RMB) 2. Secara aklamasi dan demokratis menunjuk sebagai ketua umum H. Irfan Hamidi. 3. Menyuarakan 9 Point isu perjuangan yang akan dituangkan dalam pakta integritas. 4. Menyepakati para ketua ormas/okp dan inisiator yang hadir menjadi anggota tim formatur. Seqbagaimana diketah...