Belawan .SRI
Rumah duka Korban dari keganasan Geng Motor di Sei Mati Medan Labuhan di sambangi ketua BPC Maju beserta dengan unsur Pengurus lainnya, Senin (25/4/2022).
Dengan linangan air mata yang tidak terbendung sambil mengendong anak bungsu dari 2 bersaudara, Tika (23) istri korban kesadisan yang di lakukan oleh Kelompok Geng motor kepada awak media yang tergabung dalam Belawan Pers Club (BPC) Maju
menceritakan dan meminta Pelaku yang melakukan penganiayaan suaminya dihukum seberat-beratnya bila perlu nyawa harus dibayar nyawa.
“Saya minta para pelaku dihukum seberat-beratnya. Kalau perlu, nyawa harus dibayar dengan nyawa,” katanya dengan nada tinggi kepada wartawan yang tergabung dalam Belawan Pers Club (BPC).
Dikatakannya, masih terbayang olehnya bagaimana pelaku yang berjumlah puluhan orang menganiaya suaminya Retno suwito (26) walaupun sudah meminta tolong dengan bersujud sujud mohon jangan lagi membantai suaminya dengan menyebutkan ia sedang hamil dan 2 anaknya masih kecil-kecil. Tetapi permohonan korban tetap tidak dihiraukan oleh para pelaku sehingga suaminya akhirnya ambruk karena banyaknya mengeluarkan darah akibat luka bacokan dengan celurit di tubuhnya.
Dengan diidampingi sejumlah pengurus Belawan Pers Club (BPC) Maju Ketua Irwan S Pane memberikan bantuan Paket sembako dan uang untuk meringankan beban, apalagi hari raya sudah di ambang pintu.sekaligus door tu door ke pada keluarga yang tak mampu di sumbang kan sembako sekitar wilayah hukum polres medan deli medan marelan medan labuhan Medan Belawan sang ketua Pane. mengemandoi anggota untuk berbagi kalangan tak mampu. Di datangi.
Sekali lagi ketua ucapkan “Semoga ibu Tika tabah menghadapi cobaan ini, kuat dan tetap berdoa agar bayi yang dikandung sudah berusia 6 bulan sehat,” kata Irwan S Pane.
Dalam kunjungan di rumah duka yang berada di Jalan Kail Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan korban turut didampingi Kepala Lingkungan setempat, Kepling Zain. Ungkal ke media. Tim sapari ramadan BPC.maju terus berjalan jumpai kalangan tak mampu untuk di santuni. (Tim Bpc maju. red.)






Komentar
Posting Komentar