Langsung ke konten utama

 Bupati Tinjau Sistem Produksi Dan Pengolahan Limbah PT. Jaya Media Internusa



Takengon ,SRI,FIB

Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar melakukan peninjauan terhadap sejumlah sarana produksi dan sistem pengolahan limbah pada PT. Jaya Media Internusa yang berlokasi di Isaq Kecamatan Linge, Senin (01/02).

Hadir didampingi Kapolres, Dandim, Kepala Bappeda serta Kadis Kebersihan dan Lingkungan Hidup, rombongan Bupati Aceh Tengah diterima langsung oleh Direktur perusahaan Ika Fitri, Tim Kuasa Hukum Perusahaan, Konsultan Manajemen Mutu Perusahaan serta Camat, Danramil dan Kapolsek Kecamatan Linge.

Dalam kunjungan ini, orang nomor satu di Kabupaten Aceh Tengah itu ingin memastikan bahwa didalam beroperasinya perusahaan ada prosedur yang harus dipenuhi dalam mengontrol limbah yang sudah diproses dan diolah.

Bupati menegaskan, pengolahan getah pinus yang dilakukan oleh Perusahaan Modal Asing (PMA) itu dapat memperhatikan sistem pengolahan limbah sesuai ketentuan agar tidak menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan.

“Jadi limbah Getah Pinus tidak boleh dibuang langsung apalagi dibuang sembarang, melainkan ditampung dalam bak penampungan air limbah (IPAL) dan dialirkan kesaluran pembuangan didalam pabrik setelah melalui proses penyaringan” tegas Shabela.

Selain itu, Bupati Shabela menekankan agar perusahaan jangan dulu beroperasi secara resmi bilamana segala perizinan belum diperoleh pihak perusahaan terutama dokumen Amdal.

Menurutnya hal ini penting dipenuhi oleh perusahaan, agar investasi yang dilakukan ini benar-benar taat asas lingkungan dan mematuhi ketentuan Penanaman Modal Asing (PMA).

Selanjutnya Shabela juga berharap, dalam beroperasinya perusahaan ini nantinya dapat menyesuaikan aktifitas perusahaan dengan budaya dan kearifan lokal, serta wajib merekrut putra daerah sebagai tenaga kerja dan tiada perbedaan perlakuan antar karyawan apalagi bekerja diluar batas kewajaran, berikut adanya alih tekhnologi.

“Mudah-mudahan dimana saudara berpijak disitu langit dijunjung. Jangan ada perbedaan perlakuan antar karyawan, apalagi terjadinya perbudakan di Negeri ini” pungkas Shabela.

Sementara itu, Direktur PT. Jaya Media Internusa Ika Fitri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa segala perizinan operasi perusahaan telah dipenuhi pihaknya.

Pihaknya juga menegaskan telah memenuhi ketentuan pengolahan limbah sebagaimana yang dipersyaratkan oleh ketentuan perundang-undangan, sehingga mengharapkan dukungan Pemerintah Daerah agar perusahaan dapat beroperasi secara resmi dalam waktu dekat.

Terkait dengan permintaan Bupati Aceh Tengah mengenai perekrutan karyawan, Ika Fitri juga menyampaikan bahwa sebagian besar tenaga kerja terutama dibidang produksi merupakan masyarakat dari Isaq dan sekitarnya, sehingga alih tehnologi dapat terserap bagi putra daerah.

“Kami mohon do’a dan dukungan, agar PT. Media Jaya Internusa dapat berkembang sehingga dapat meningkatkan dan mendukung perekonomian Kabupaten Aceh Tengah” tutup direktur asal Jawa Tengah itu. (AT,red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelaku Begal Alias Perampokan Jalanan Di Bekuk Polsek Belawan. Belawan. SRI Seorang pelaku permpokan di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan ditangkap, Senin (25/4). Kapolsek Belawan Kompol DJ Naibaho SH melalui Kanit Reskrim Iptu AR Reza membenarkan telah berhasil menangkap seorang pelaku. Sedangkan dua lainnya masih buron. “Identitas dan ciri-ciri dua pelaku lainnya sudah kita dapatkan, dan kami berharap mereka menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” katanya. Perampokan ini bermula, ketika pekerja toko Kennedy alias Ahong (28) warga Jalan KLY Sudarso Lorong Sempurna Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan ditikam perampok di Jalan Pelabuhan Raya tepatnya di depan Kantor PT Pelindo Belawan, Minggu (24/4). Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian perut dan kerugian berupa uang dalam tas. Keterangan dari lapangan, salah seorang dari pelaku telah berhasil ditangkap polisi dan menjalani pemeriksaan intensif, sedangkan dua orang tamann...
20 April 2022 Sexual Health Pr Sexual Health Produ   INILAH MALFIA MINYAK GORENG YANG MEMBUT MASYARAKAT IDONESIA MENDERITA KARNA ULAH ULAH TANGAN MEREKA SADIS TAK PANDANG BULU.TAK CINTA NKRI jakarta .Suara Rakyat RI1 Minyak goreng menjadi langka dan harganya menjadi tidak ter kendali. Kini kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah menetapkan empat tersangka dalam kasus mafia minyak Mereka adalah Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI, Indrasari Wisnu Wardhana; Senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau, Stanley MA; General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas, Togar Sitanggang; dan Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Parulian Tumanggor. Penetapan keempat tersangka itu dilakukan usai penyidik memeriksa sebanyak 19 saksi dan memeriksa 596 dokumen atau surat terkait. “Berdasarkan laporan hasil penyidikan ditemukan alat bukti permulaan yang cukup,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Selasa (19/4/2022), dikutip dari Kontan.co.id. Adapun Indasari dan Parulian di...
 Antisipasi Gangguan Kamtibmas Menjelang libur Lebaran T.A.2022, Sat Samapta Polres Deli Serdang laksanakan Giat Patroli Mobi Deli Serdang .SRI Sat Samapta Polres Kota Deli Serdang laksanakan Giat Patroli Mobile dan melakukan monitoring ke beberapa tempat rawan gangguan kamtibmas seperti pemukiman penduduk, perkantoran, Terminal, Stasiun Kereta Api  serta objek Wisata ketika akan menyambut dan Pelaksanaan libur Lebaran Idul Fitri 1443 H tahun 2022, Sabtu (30/04/2022). Disamping melaksanakan Patroli, Personil Sat Samapta Polres Kota Deli Serdang terus melakukan dialog dengan setiap masyarakat yang dijumpai, sekaligus menyampaikan pesan pesan Kamtibmas untuk tetap bisa menjaga keamanan lingkungannya, karena untuk menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya  tanggung jawab polisi atau pemerintah saja, kita semua harus berperan aktif untuk  menjaga keamanan dan ketertiban lingkungannya masing masing. Dengan rasa kebersamaan dan saling peduli untuk menja...